Antisipasi Virus Corona Yang Menerjang dunia

Antisipasi Virus Corona Yang Menerjang dunia

arsdbombers.com – Dunia pada saat ini sudah sangat dibuat “ketekutan” dengan terus menyebarnya Virus Corona atau Covid-19 yang semakin hari semakin bertambah saja penderitanya.

Bagaimana dengan lingkungan sekitar kita? Apakah sudah mengambil langkah tegas untuk menghambat laju menyebarnya Virus Corona atau Covid-19?

Menurut pendapat kami yang tinggal jauh dari ibu kota, sepertinya masih belum ada langkah yang kongrit untuk mencegah pertumbuhan virus corona.

Karena kami masih melihat banyaknya perusahaan yang mempekerjakan seluruh karyawannya, tanpa memberikan peringatan atau setidaknya langkah pencegahan terhadap virus yang sudah memakan ribuan korban di seluruh dunia.

Kenyataannya pemerintah sudah meliburkan sekolah sampai 14 hari kedepan, dengan tujuan agar semua siswa dan siswi bisa selamat tidak tertular virus yang mematikan ini.

Dan apa yang terjadi? Ternyata sebagian oknum siswa dan siswi tidak memanfaatkan himbauan dari pemerintah yang mengenjurkan untuk belajar dirumah.

Sebagian malah liburan bersama kedua orang tuanya, halloooo,,ini bukan liburan sekolah yaa..ini adalah langkah kita dan himbauan dari pemerintah agar kita sebagai warga Negara tidak tertular oleh virus corona.

Kalau dihitung-hitung libur yang diberikan oleh pemerintah untuk langkah pencegahan sebenarnya baru berjalan 7 hari, tetapi banyak bapak ibu guru yang sudah mendapatkan laporan dari siswa siswinya.

Ada yang mengeluhkan lebih enak sekolah, karena bisa bertemu banyak teman, bisa dapat uang saku, dan tugas yang diberikan tidak begitu banyak.

Sedangkan sekarang hampir seluruh bapak ibu guru memberikan tugas yang harus dilaporkan melalui media online.

Sementara untuk membeli paket data siswa siswi harus meminta kedua orang tuanya, dan paket data yang dipakai tidak 100 % lancar.

Ada saja kendala yang dihadapi, karena hampir semua masyarakat khususnya peserta didik atau murid semua tugas yang diberikan harus dikumpilkan melalui media online.

Ibarat makan buah simala kama, maju kena mundur juga kena, semua karena dunia sedang melakukan langkah pencegahan agar virus corona tidak menyebar kepada kita.

Mantan presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Jusuf Kalla menyebut peningkatan pesat dalam jumlah kasus itu sebenarnya sudah bisa dijadikan pertimbangan untuk melakukan lockdown.

Sebab apabila penyebaran virus meningkat pesat, tidak dipungkiri jumlah kasus di Republik Indonesia akan semakin banyak dalam waktu dekat.

Indonesia bisa menjadi seperti Iran dan beberapa Negara lainnya yang melaporkan kasus infeksi terparah di dunia.

Berita yang paling baru menyebutkan bahwa banyak yang positif corona tetapi tanpa gejala, biasanya seseorang yang terpapar virus corona akan mengalami beberapa gejala.

Misalnya flu, batuk kering dan demam, namun hal itu tidak terjadi pada actor Holywood Idris Elba, pria kelahiran London Inggris 47 tahun yang lalu.

Ia justru tidak mengalami gejala-gejala seperti flu, batuk kering dan demam, tetapi anehnya artis Holywood ini dinyatakan positif virus corona.

Menurut beberapa para ahli, orang yang terpapar virus corona tanpa gejala akan berpotensi menularkan ke lebih banyak orang jika tidak segera ditangani.

Inilah mengapa tes massal dan acak menjadi sangat mendesak, tanpa adanya tes massal dan acak para penderita yang tidak bergejala ini bisa bepergian kemana saja.

Baca juga :

Serta bisa berjumpa dengan banyak orang dan tentunya akan menulari siapa saja yang ditemuinya.

Ada lagi berita dari Bogor yang membuat kami terkejut bahwa Kang Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor juga terpapar virus corona setelah melakukan kunjungan kenegaraan di Turki dan Azerbaijan.

Beliau dinyatakan positif covid-19 dari 300-an sample tes cepat yang sudah dilakukan Pemprov Jabar sejak minggu lalu.

Kang Bima Arya Sugiartotidak sendirinan, ada lima lainnya yang hasilnya positif terkena virus corona atau covid-19.

Sebenarnya Kang Bima terlihat sehat dan tidak bergejala, namun Beliau positif covid-19, dengan kata lain virus ini bergerak diantara mereka yang terlihat sangat sehat dan tidak bergejala.

Untuk itu dengan adanya kejadian seperti yang sudah kami tuliskan di atas, hendaknya untuk bisa lebih mematuhi himbauan dari pemerintah untuk tidak keluar dari rumah selama 14 hari.

Data yang dapat dan bisa kami sampaikan, pada hari jumat tanggal 20 Maret 2020, jumlah pasien yang positif virus corona sebanyak 369 orang.

Sebanyak 32 orang diantaranya sudah meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sudah sembuh dari virus corona atau covid-19.

Kasus-kasus virus corona itu berasal dari berbagai daerah diantaranya adalah :

Banten 37 kasus

DIY 4 kasus

Bali 4 kasus

Jawa Tengah 12 kasus

JawaBarat 41 kasus

Jawa Timur 15 kasus

Banten 37 kasus

Kalimantan Barat 2 kasus

Kalimantan Timur 10 kasus

Kalimantan Tengah 2 kasus

Kepulauan Riau 4 kasus

Sulawesi Utara 1 kasus

Sumatera Utara 2 kasus

Sulawesi Tenggara 3 kasus

Sulawesi Selatan 2 kasus

Lampung 1 kasus

Riau 1 kasus

Dan untuk penderita yang sudah meninggal sebanyak 32 orang, itulah berita yang kami dapatkan dari berbagai sumber.

Wabah virus corona memaksa semua orang untuk waspada, dalam kondisi seperti ini orang yang paling adalah tenaga medis.

Perannya sangat luar biasa, mereka semua berada di garda paling depan dalam penanggulangan virus corona ini.

Tim medis berjuang dengan sangat keras untuk bisa menyelamatkan siapa saja yang sudah terjangkiti virus corona.

Perasaan tertekan sudah pasti ada di dalam benak mereka semua, meski begitu mereka tetap harus bekerja demi kemanusiaan.

Belum lama ini sempat viral karena ada foto salah satu tenaga medis yang sedang menjalankan ibadah salat wajib dengan masih mengenakan baju untuk menangkal virus corona.

Baju khusus untuk para penaga medis yang menangani pasien virus corona, yaitu baju hazmat lengkap dengan masker dan kaca mata pelindung.

Memakai baju hazma bukan perkara mudah, tentunya ada beberapa prosedur yang harus dijalani.

Sebelum memakai baju hazmat seorang tenaga medih harus lebih dulu mandi, dengan maksud dan tujuan untuk menghilangkan kuman yang menempel di tubuh.

Setelah itu baru memakai masker, pelindung kepala, kemudian baru mengenakan baju hazmat untuk menghindari virus corona.

Antisipasi Virus Corona Yang Menerjang dunia
Antisipasi Virus Corona Yang Menerjang dunia

Prosedur seperti itu harus dilakukan serta dijalankan agar tenaga medis tidak terkontaminasi dan tidak tertular virus corona.

Sebagai garda paling depan dalam wabah virus corona ini, tenaga medis termasuk juga para dokter dan perawat memiliki peran yang luar biasa.

Ada lagi foto atau potret pada saat dokter sedang beristirahat setelah selesai menangani pasien virus corona membuat haru siapa saja yang melihatnya.

Dalam potret tersebut terlihat beberapa dokter yang masih mengenakan baju hazmat tertidur sambil duduk setelah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Tentu hal seperti itu tidak terlintas dibenak para tenaga medis tersebut, masih menganakan baju hazmat, sepatu boots dan lengkap dengan kaca mata dan masker pelindung hidung dan mulut.

Baca Juga :

Itu tidaklah mudah, mereka tentunya harus terpisah dengan keluarganya entah sampai kapan, karena dikhawatirkan akan menularkan virus corona di luar sana.

Kita harus bisa meringankan beban tenaga medis yang ada di Negara ini, dengan cara menghilangkan ego kita dengan cara berdiam diri sampai 14 hari kedepan.

Mereka sudah rela meninggalkan keluarga yang mereka cintai dan sayangi hanya untuk merawat penderita virus corona.

Kita hendaknya harus memberikan support pada para dokter, perawat dan tenaga medis lainnya.

Semoga tetap diberi kesehatan, kekuatan untuk terus merawat pasien virus corona, Tuhan pastinya selalu menjaga serta melindungi pahlawan kesehatan tersebut.

Kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan fisik serta mental dan juga kesehatan yang sempurna untuk pada dokter, perawat dan tenaga medis lainnya.

Mari kita doakan tenaga medis ini yang kinerjanya sungguh luar biasa berada di garda paling depan untuk membasmi virus corona.

Dan tentunya kita semua juga harus mendoakan kepada keluarga yang senantiasa menanti dirumah dengan penuh kecemasan.

Antisipasi Virus Corona Yang Menerjang dunia

Bukan lagi materi yang mereka cari, semua atas dasar kemanusiaan, semua untuk membantu siapa saja yang sudah terpapar virus corona agar bisa sembuh.

Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga semua tenaga medis yang ada di seluruh dunia diberi balasan yang setimpal atas apa yang sudah mereka perbuat untuk pulihnya kesehatan yang ada di dunia.

Aamiin Aamiin Aamiin

Di ambil dari berbagai sumber…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *