Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Lele merupakan binatang yang bisahidup pada kondisi cuaca apapun, dan dengan air seminimal mungkin.

Ikan dengan kumis panjang melengkung ini relative mudah untuk dibudidayakan. Bisa dimana saja dan dengan media apa saja.

Kita pasti pernah menjumpai ada orang yang membudidayakan ikan lele dengan media kolam, drup plastic bekas, dan juga dengan media terpal.

Kenapa bisa seperti ini ? karena memang ikan lele ini sangat mudah untuk dibudidayakan.

Serta memiliki nilai jual yang menurut kami tinggi, karena memeng banyak orang yang membutuhkan.

Menurut hukum ekonomi, semakin tinggi permintaan maka semakin mahal harga jualnya.

Untuk itu, bagi anda semua yang menginginkan pembudidayaan ikan lele akan kami bagikan ilmu yang kami punya.

Bukan berarti kami ingin menggurui anda semua, tetapi niat kami adalah ingin bertukar pengalaman serta informasi saja.

Karena ilmu yang dipunya tetapi tidak dibagikan, malah akan mubadzir, sementara memubadzirkan sesuatu tidak diperkenankan oleh agama.

Maka dari itu kami akan membagikan sedikit ilmu yang kami punya ini kepada anda semua.

Tetapi apabila ilmu yang kami punya tidak sesuai dengan yang anda semua punya, maka silahkan dotambahkan pada kolom komentar.

Kita akan membahas budidaya ikan lele dengan media yang menurut kami harganya tidak begitu mahal.

Yaitu budidaya ikan lele dengan media terpal, yang bisa disesuaikan dengan luas lahan yang anda punya.

Ikan lele yang sangat mudah untuk dibudidayakan ini ternyata memiliki kandungan gizi yang tinggi. Inilah Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Di dalam 100 gram ikan lele ternyata mengandung 240 Kkal, 14,5 gram lemak, 8,5 gram karbohidrat dan 17,5 gram protein.

Itu setelah diteliti oleh para ahli yang mamang sesuai dengan bidangnya. Bisa kita bayangkan kalau kita bisa mengkonsumsi ikan dalam setiap hari, khususnya ikan lele.

Tentunya kita beserta generasi setelah kita akan memiliki kesehatan yang sangat baik, sementara didalam tubuh yang sehat.

Pasti ada jiwa yang kuat, kalau sudah seperti itu, akan sangat mudah untuk menerima pelajaran di bangku sekolah kalau memang sedang usia sekolah.

Kita pernah memiliki sosok Menteri Kalautan yang sangat fenomenal, pasti sangat familier kalau kami sampaikan jargon atau kata yang sering disebut oleh beliau.

Yaitu kata “Tenggelamkan”…siapa Menteri yang suka menyebutkan jargon tersebut ?

Beliau adalah Ibu Menteri Susi Pujiastuti.

Menteri yang sangat menginginkan anak usia sekolah untuk setiap hari memakan ikan, degan tujuan agar anak Indonesia bisa memiliki kecerdasan yang luar biasa.

Itulah salah satu manfaat kenapa kita harus mengkonsumsi ikan setiap harinya khususnya ikan lele.

Berikut adalah tatacara membudidayakan ikan lele

Langkah pertama adalah

Menyiapkan media, tentunya adalah media kolam.

Kami disini akan membahas pembudidayaan dengan media terpal, karena sangat mudah, bahan bakunya bisa kita jumpai dimana saja.

Dan menurut kami biayanya juga sangat murah, berbeda dengan budidaya dengan media kolam dari tembok. Biayanya pastilah sangat mahal.

Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah
Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Langkah pertama untuk mempersiapkan kolam ikan lele adalah :

-. Siapkan terpal yang memang peruntukannya untuk tempat budidaya ikan lele.

-. Siapkan kayu atau bamboo untuk bisa menopang terpal agar sisi luar atau sampingnya bisa berdiri.

-. Jangan lupa untuk membersihkan terpal agar tidak ada kotoran yang akan mengganggu pertumbuhan ikan lele.

-. Setelah terpal sudah berbentuk kolam, bisa kotak atau bundar kemudian di isi dengan air, kurang lebih sekitar 20 – 30 cm tentunya dari lebar kolam, jangan terlalu penuh.

-. Tahab berikutnya adalah, diamkan kolam dengan air yang menggenang tersebut kurang lebih selama satu minggu sampai 10 hari.

Tujuannya agar bau terpal dan cairan yang mungkin menempel pada terpal yang bisa mengganggu pertumbuhan ikan lele bisa hilang.

Dan tujuan yang lain adalah untuk pembentukan lumut dan fotoplankton, karena kalau kondisi kolam sudah ada keduanya, berarti air kolam sudah bisa untuk budidaya ikan lele.

-. Kemudian air yang sudah ada jangan dibuang, tambahi air yang ada di dalam kolam dengan air bersih kira – kira setinggi 80 – 90 cm.

-. Setelah air benar – benar siap, perlu juga untuk diberi irisan daun papaya dan singkong dengan tujuan agar bisa mengurangi bau dari air kolam.

Langkah kedua adalah

Pemilihan bibit yang benar – benar unggul

Menurut pengalaman kami, ketika memilih bibit ikan lele jangan asal – asalan, karena akan mempengaruhi ikan ketika dibudidayakan.

Pilihlah ikan dengan kondisi sehat, jangan yang terlalu kecil, pilihlah yang besar diantara bibit ikan lele yang ada, pilih juga yang pergerakannya aktif.

Karena ikan dengan pergerakan yang aktif seperti ini kondisinya pasti sehat, serta pilihlah bibit ikan lele dengan warna yang sedikit lebih terang.

Jangan memilih bibit ikan lele yang berenang dipermukaan, apalagi berenangnya sangat lambat serta pada bagian tubuhnya berwarna putih.

Kalau kita menjumpai bibit ikan seperti ini jangan kita pilih, karena bibit ikan dengan pergerakan yang kurang lincah dan ada warna putih dibagian tubuhnya.

Ikan itu sedang sakit, dan pengalaman kami, kalau ada ikan yang sakit itu akan menular pada bibit ikan yang lain.

Jadi ketika memilih bibit ikan lele jangan sampai salah, karena kerugian ada pada anda sendiri.

Langkah ketiga adalah

Saatnya menebarkan bibit ikan lele ke dalam kolam yang sudah disiapkan.

Jangan lupa, sebelum menebarkan ikan lele ke dalam kolam, anda perlu mensortir bibit ikan lele.

Yang mempunyai ukuran lebih besar harus dijadikan satu dengan yang memiliki ukuran lebih besar.

Yang memiliki ukuran lebih keci juga seperti itu, harus dijadikan satu dengan yang memiliki ukuran lebih kecil.

Kenapa ??? karena kalau ukuran bibit ikan lele dicampur, besar dicampurkan dengan kecil.

Pasti sudah dapat ditebak, ikan lele yang kecil akan menjadi santapan ikan lele yang lebih besar.

Karena ikan lele ini memiliki nafsu makan yang tinggi, jadi mensortir bibit ikan lele adalah langkah antisipasi dari praktek kanibalisme dari ikan lele.

Perlu anda perhatikan juga, ketika menebar bibit ikan lele jangan bersamaan, karena hal ini akan membuat ikan lele stress dan tentunya dapat menyebabkan kematian dari benih ikan lele tersebut.

Pernah kita jumpai, ada pembudidaya ikan lele yang masih baru, setiap hari ada saja bibit ikan lele yang mati.

Karena pada saat menebar bibit ikan lelenya salah, maka pada tahap menebarkan atau memasukkan ikan lele kedalam kolam harus benar – benar hati – hati.

Bagaimana cara menebar bibit ikan lele dengan benar ?

Caranya adalah, masukkan bibit ikan lele kedalam ember, kemudian air di dalam ember disesuaikan dengan ketinggian air di dalam kolam.

Kalau air yang di dalam ember sudah sama tinggi dengan air yang berada dikolam, bisa kita diamkan beberapa saat.

Dengan begitu ikan lele yang ada di dalam ember akan keluar dengan sendirinya, tanpa harus dipaksa.

Dengan cara seperti ini maka kita sudah mencegah ikan lele menjadi stress, dengan begitu kematian bibit ikan lele dapat kita minimalisir.

Waktu penebaran juga jangan sampai salah ya, waktu yang tepat untuk menebar ikan lele adalah pada waktu pagi hari.

Langkah keempat adalah

Tahap pemeliharaan ikan lele

Padatahap ini tentunya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan secara seksama.

Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, anda sudah bisa melakukan penyortiran, yang besar dicampur dengan yang besar.

Dan yang kecil harus dicampur dengan yang kecil, tujuannya adalah mengurangi kanibalisme sesama ikan lele.

Bagaimana kondisi air yang bagus untuk budidaya ikan lele ?

Kondisi air yang bagus adalah warna air kolam budidaya ikan lele berwarna hijau, kalau anda menjumpai warna air hijau, jangan anda buang lalu diganti yang baru.

Justru kolam dengan warna air yang hijau ini sangat bagus untuk pertumbuhan ikan lele. Inilah Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Baca juga :

Tata Cara Budidaya Belut dengan Benar

Tatacara Budidaya Jamur Tiram

Tatacara Budidaya Cacing Tanah

Tatacara Budidaya atau Ternak Jangkrik

Dan ketika anda menjumpai warna air kolam berubah menjadi berwarna merah, itu menandakan bahwa ikan lele sudah siap untuk dipanen.

Ketika masa pembesaran ikan lele, kondisi air did ala kolam juga harus kita perhatikan.

Pada saat ikan lele yang kita budidayakan berusia satu bulan maka ketinggian air kurang lebih sekitar 20 cm.

Usia ikan lele pada bulan kedua, tinggi air juga harus ditambah, yaitu sekitar 40 cm.

Pada pertumbuhan ikan lele bulan ke tiga, tinggi air juga harus ditambah menjadi kurang lain 80 cm.

Kenapa setiap bulan harus ditambah ? karena setiap bulannya tubuh ikan lele juga mengalami peninggatan.

Jadi jangan sampai air kolam mengalami pendangkalan, harus disesuaikan dengan kondisi ikannya.

Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit, karena kalau terlalu banyak atau terlalu tinggi air yang ada di dalam kolam.

Maka ikan lele akan sering berenang, kalau seperti ini tubuh ikan lele akan kurus karena aktif dalam bergerak.

Jangan lupa untuk memberikan pakan yang baik, yang memiliki gizi tinggi, agar ketika masa panen yang bisa dilakukan setelah tiga bulan.

Semua ikan lele didalam kolam sudah gemuk – gemuk semua.

Langkah yang kelima adalah

Tahap yang paling ditunggu, yaitu proses panen ikan lele.

Pada usia ikan lele tiga bulan, waktu ini adalah waktu yang tepat untuk memanen apa yang sudah kita kerjakan selama ini.

Dan waktu pembesaran selama tiga bulan ini tidak terasa kalau memang tidak diketemukan kendala.

Biasanya kendala utama pada budidaya pembesaran ikan lele adalah jamur.

Tetapi kalau di dalam masa pembesaran kita selelu memperhatikan kondisi ikan yang kita budidayakan.

Maka waktu tiga bulan kita sudah benar – benar bisa memanen ikan lele dengan kondisi gemuk – gemuk.

Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah
Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Jangan lupa ketika memanen ikan lele harus memakai alat yang aman, yang berguna untuk menyelamatkan tubuh kita dari patil ikan lele.

Apa itu patil ikan lele ? patil ikan lele adalah tulang dibagian sirip ikan lele yang berguna sebagai pertahanan kepada predator.

Dan apabila kita sampai terkena atau patil ikan lele itu menancap pada tubuh kita, khususnya bagian tangan.

Maka dapat dipastikan kita akanmengalami demam, sebenarnya tidak begitu berbahaya.

Tetapi sensasi sakitnya itu yang membuat kita tidak bisa tidur. Untuk itu ketika memanen ikan lele pergunakanlah alat yang benar – benar bisa membuat kita aman dari tusukan patil lele.

Cara Budidaya Ikan lele dengan Mudah

Demikian tatacara budidayaikan lele yang bisa kami sampaikan, apabila ada kekeliruan atau kekurangan kami mohon maaf yang sebesar – besarnya.

Karena semua yang kami tulis adalah pengalaman dari kami sendiri, dan kami juga pernah memenen ikan lele yang gemuk – gemuk.

Semoga bisa bermanfaat, dan tentunya bisa menambah pundi – pundi rupiah di dompet anda semua.

Yang benar benar menginginkan budidaya ikan lele dengan sukses.

Selamat mencoba dirumah, dan jangan pernah malu untuk bertanya kepada teman atau orang yang lebih ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *