Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Sebut saja satu kata, JAHE..pasti didalam fikiran kita terbayang beberapa minuman yang bisa menghangatkan tubuh.

Sebut saja, minuman jahe panas, jahe geprek, jahe bakar, wedang jahe, jahe susu, wedang ronde, sekoteng, bajigur, bandrek, bir pletok, wedang uwuh, kembang tahu dan masih banyak yang lainya.

Selain untuk minuman, ternyata jahe juga bisa dibuat sebagai cemilan yang ketika menggigitnya, ada sensasi yang luar biasa.

Diantaranya adalah ginger cookies, ginger cupcake, ginger cake, ginger pudding, ginger candy yang kesemuanya cemilan dengan bahan dasar jahe.

Ginger artinya adalah jahe, jadi cemilan di atas merupakan cemilan yang salah satu bahan dasarnya adalah jahe.

Sungguh satu tanaman tetapi memiliki banyak manfaat, dan tentunya bisa menambah pundi keuangan kita.

Untuk itu marilah kita untuk bisa membudidayakan tanaman jahe khususnya jahe merah.

Karena jahe merah ini tingkat pedasnya berbeda dengan jahe yang lain diantaranya adalah jahe yang berwarna putih.

Di Indonesia yang merupakan negara tropis sangat cocok apabila untuk budidaya jahe khususnya jahe merah.

Kalau memang anda semua menginginkan bisa membudidayakan tanaman jahe, tetapi mempunyai kendala yaitu tidak ada pekarangan yang bisa untuk membudidayakannya.

Karena sekarang sudah sangat sulit sebuah rumah yang mempunyai pekarangan yang luas.

Apalagi dikota – kota besar, sudah sangat jarang kita menjumpai ada halaman atau pekarangan yang lantainya adalah tanah.

Semua sudah berubah menjadi plesteran, cor – coran serta paving, tetapi tidak usah khawatir.

Karena jika memang menginginkan membudidayakan jahe, bisa juga menggunakan bagor atau karung bekas beras yang di isi dengan campuran tanah.

Di Indonesia sendiri dikenal ada beberapa jahe yang bisa dibudidayakan, diantaranya adalah jahe gajah, jahe putih, jahe kuning dan yang paling fenomenal adalah jahe merah.

Jahe merah memiliki warna kulit rimpang kemerah – merahan, jadi sangat terlihat sangat jelas kalau jahe merah karena warnanya memang merah.

Serta jahe yang berwarna merah ini rada yang dihasilkan lebih pedas dari jahe – jahe yang lainnya. Inilah Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Di dalam jahe merah banyak mengandung senyawa kimia seperti gingerol, zingeron dan shogaol.

Selain untuk bahan minuman dan bahan makanan yang bisa kita konsumsi, tanaman jahe juga memiliki khasiat yang lain.

Rimpang jahe merah bisa digunakan sebagai obat gosok, dan bisa juga untuk mengobati encok serta sakit kepala.

Selain itu jahe juga bisa sebagai pelancar atau bisa melancarkan sirkulasi darah, bisa jugauntuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bisa juga sebagai anti radang, menambah nafsu makan dan masih banyak fungsi serta kegunaannya yang lain.

Masihkah belum tergiur untuk membudidayakan tanaman yang memiliki banyak khasiat ini ?

Dengan sedikit penjabaran dari kami di atas, setidaknya kita bisa mempunyai gambaran, ketika benar – benar menginginkan membudidayakan tanaman jahe merah ini.

Ketika panen maka akan dijual ke siapa saja, karena memang banyak orang yang menginginkannya.

Sehingga nilai jualnya pun akan lebih mahal, karena memang banyak yang membutuhkan jahe merah ini.

Berikut ini adalah tahapan yang akan dilakukan ketika kita benar – benar ingin membudidayakan tanaman jahe merah ini.

Langkah pertama adalah

Mempersiapkan benih dan media untuk menanam jahe

Pemilihan bibit jahe, diusahakan yang sudah tua, penampakan fidik rimpangnya besar, mulus, sehat serta warna dari bibit yang bagis adalah berwarna cerah.

Selanjutnya rimpang yang sudah kita dapatkan tersebut di jemur, tetapi jangan sampai kering sekali.

Kemudian didiamkan atau disimpan di dalam ruangan, jangan terlalu panas dan jangan terlalu lembab.

Harus pas suasana ruang dengan jahe yang sudah dipilih guna dijadikan bibit tersebut.

Penyimpanan jahe setelah dikarantina selama kurang lebih 1 – 1,5 bulan, selama itu jangan mengganggu pertumbuhan jahe disekitar tempat itu.

Selain tanaman jahe ini bisa kita benihkan sendiri, tanaman jahe juga bisa dibeeli di took benih, dan sekarang sudah tersedia juga perdagangan secara online.

Jadi kita bisa menikmati jahe tanpa keluar dari rumah, karena semua sudah serba online.

Untuk media tanam yang tentunya akan dibuat menyemaikan tanaman jahe, lebih baik jangan sembarang mencampur sebagai bahan  media tanam.

Untuk media semai yang harus anda persiapkan adalah pupuk kandang, kenapa pupuk kandang masih menjadi primadona ?

Karena jika memang menginginkan tanaman yang kita budidayakan bisa tumbuh dengan sehat.

Maka jangan lupa untuk selalu memberikan pupuk pada tanaman yang sedang kita budidayakan.

Selain media tanam berupa pupuk kandang untuk menyuburkan tanaman jahe harus kita tambah medianya.

Yaitu pasir halus, sekam bakar atau abu bekas kayu yang dibakar, tanah, dolomite dan MOL.

Semua bahan yang sudah kami sampaikan tersebut diatas, kemudia dcampur menjadi satu dan diaduk secara merata.

Kemudian ditutup dengan menggunakan plastik dan setiap pagi lakukanlah pengadukan media tanam. Perhatikan Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Selama kurang lebih 7 – 15 hari, dan setelah waktu yang ditentukan, maka saatnya semua yang ada tersebut siap menanam tanaman jahe.

Langkah kedua adalah

Persemaian

Bibit jahe atau bisa kita sebut dengan rimpang, yang sudah dipotong – potong, biasanya setiap potongan memiliki 3 – 5 tunas baru.

Sebelum disemai, alangkah lebih baiknya rimpang atau bibit jahe dicelupkan kedalam larutan fungisida dan ZPT kurang lebih selama 1 – 2 menit, kemudian rimpang dikeringkan.

Kalau benih jahe dirasa masih besar, boleh dipatahkan menjadi lebih kecil, tetapi jangan terlalu kecil, nanti malah tidak dapat tumbuh.

Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah
Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Kemudian benih disemai pada media yang sudah dipersiapkan, kemudian diletakkan dengan sejajar dan sama rata.

Setelah disejajarkan, maka langkah selanjutnya adalah menutupnya dengan media yakni campuran serutan kayu dan pupuk kandang kurang lebih setebal 2 cm.

Jangan lupa untuk melakuan penyiraman setiap hari pada pagi dan sore, agar pertumbuhan tanaman jahenya bisa lebih cepat.

Setelah berumur 3 – 5 minggu, bibit jahe sudah bisa dipindahkan pada media tanam, yakni pada karung yang sudah diisi dengan berbagai campuran media tanam.

Langkah ketiga adalah

Penanaman

Langkah menuju penanaman adalah pilihlah bibit jahe yang sudah berumur 3 – 5 minggu dengan ukuran tumbuhan yang bongsor, atau lebih besar dari yang lain.

Penanaman dilakukan pada polybag plastic yang berwarna hitam dengan ukuran 60 x 60 cm, atau karung bekas beras atau bagor.

Tentunya sudah diisi dengan media yang sudah dicampur menjadi satu yang diantaranya adalah pupuk kandang.

Bibit yang sudah disiapkan selanjutnya ditanam pada polybag dan ditata dengan rapi.

Langkah keempat adalah

Pemeliharaan

Pada tahap ini, jangan lupa untuk melakian penyiraman yang rutin dilakuan sehari dua kali.

Apalagi anda ketika membudidayakan jahe merah ini pada saat kemarau, harus ekstra di dalam menyirami tanaman jahe ini.

Jangan lupa apabila ada tanaman liar yang mengganggu harus segera dihilangkan, karena akan menghambat pertumbuhan tanaman jahe merah.

Pada tahap pemupukan tanaman jahe yang sudah ditanam didalam polybag atau bagor atau karung.

Dapat menggunakan pupuk bokashi bercampur dengan perbandingan 1 : 3. Pupuk dimasukkan

Pupuk tersebut dimasukkan kedalam media tanam ketika usia tanaman jahe sudah berusia sekitar 2 bulan.

Atau pada saat rimpang jahe mulai muncul dari permukaan tanah atau terlihat menyebul ke atas.

Pemupukan dilakukan pada tahap ini dilakukan beberapa kali sampai tanaman jahe memasuki usia 8 bulan.

Pada saat – saat seperti ini atau pada proses tumbuhnya tanaman jahe, harus selalu diperhatikan.

Karena masa ini hama yang siap menyerang sudah siap menanti, tetapi kalau kita sudah mengantisipasi maka hasil panen tidak aka nada kendala.

Hama yang paling sering menyerang tanaman jahe adalah kumbang, kepik dan ulat penggesek akar.

Dan selain hama, ada juga penyakit yang sudah menanti yaitu layu, bercak daun dan busuk rimpang.

Untuk itu kita harus selalu mengawasi agar proses tumbuhnya tanaman jahe merah ini seperti yang kita bayangkan.

Perawatan tanaman jahe merah bisa dilakukan dengan cara manual atau alami, bisa juga dengan menggunakan pestisida tentunya dengan dosis dan takaran yang sudah ditentukan.

Semua pasti ada solusinya, jadi jangan khawatir kalau tanaman jahe ada kendala seperti ini.

Akan tetapi kalau masih bingung juga dengan cara penanganannya, jangan enggan untuk bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman dalan budidaya jahe.

Langkah kelima adalah

Masa panen atau pemanenan

Jangan salah ya ketika melihat jahe sudah besar, belum tentu tanaman jahe siap untuk dipanen.

Tanaman jahe yang siap untuk dipanen adalah ketika tanaman jahe sudah melewati masa mongering.

Hal ini bisa dilihat dari penampakan batang dan daunnya yang mulai tampak mengering dan daunnya mulai menguning.

Kalau anda sudah melihat pemandangan seperti ini, berarti itu pertanda bahwa tanaman jahe sudah siap untuk dipanen.

Masa panen jahe merah bisa kita lakukan saat usia tanaman jahe sudah berumur sekitar 9 – 10 bulan.

Dan untuk menghindari kerusakan pada saat proses pemanenan, alangkah lebih baiknya dilakukan dengan manual saja.

Karena kalau kita menggunakan alat, bisa jadi alat yang kita pakai untuk memanen akan mengenai jahe merahnya.

Sehingga akan rusak, kalau hal ini sampai terjadi, dan jahe yang terkena alat sangat banyak.

Maka sudah dapat dipastikan kita akan mengalami kerugian, karena biasanya orang kalau membeli jahe merah menginginkan yang masih utuh.

Maka dari itu, ketika proses pemanenan alangkah lebih baiknya kalau dilakukan dengan cara manual.

Atau dicabut satu – satu, agar benar – benar terjaga keutuhannya, dengan begitu jahe merah yang sudah kita rawat selama kurang lebih 10 bulan bisa kita panen.

Dan tentunya akan membawa kepuasan tersendiri, karena bisa membudidaya jahe merah dengan sukses dan bisa memanen dengan sukses pula.

Akhirnya pundi – pundi rupiah bisa kita dapatkan, karena Tuhan tidak pernah tidur.

Bagi siapa saja yang maru berusaha, dengancara bersusah payah, maka kelak pasti akan menerima hasilnya.

Hasil disini yang kami maksudkan adalah pembudidaya jahe merah bisa sampai tahap panen dan menjualnya.

Cara Budidaya Jahe Merah Dengan Hasil Melimpah

Demikian uraian dari kami, semoga membawa manfaat khususnya bagi kami, dan umumnya bagi kita semua.

Semoga anda bisa membudidayaan tanaman jahe merah dengan baik.

Dan mohon maaf kalau ada salah kata serta penulisan yang kurang berkenan dihati anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *