Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Pengertian Adaptasi Tingkah Laku Pada Makhluk Hidup

arsdbombers.com – Di dunia ini kita banyak menjumpai banyaknya hal-hal yang sekiranya aneh dan tidak masuk akal.

Tetapi sebenarnya itu tidak aneh dan sangat masuk akal kalau kita bisa mengetahui kenapa sampai terjadi seperti itu.

Misalnya kita sedang berjalan di lingkungan yang banyak rumput ilalang, atau rerumputan.

Dan kita melihat ada tanaman berduri yang merambat di tanah dengan bunga ungu kemudian kita menyentuhnya.

Apakah yang akan terjadi? Pasti tanaman liar itu daunnya akan menutup sebagai bentuk pertahanan diri.

Tanaman apakah itu? Dia adalah tanaman purti malu yang apabila daunnya tersentuh maka akan menututp

Tidak berselang lama daun tersebut akan membuka kembali, dan apabila disentuh kembali maka akan menutup kembali dan seperti itu seterusnya.

Kalaukita bisa memahami, ternyata memang tumbuhan yang sepertinya mati pada kenyataannya mereka juga hidup.

Peka juga terhadap lingkungan sekitar, itu dilakukannya karena sebagai bentuk pertahanan diri.

Pertahanan dari segala jenis predator yang ada di alam liar, yang bisa dari hewan, tumbuhan atau manusia.

Tanaman putri malu ini sangat disukai oleh domba atau kambing, sehingga kalau tanaman ini akan dimakan bentuk pertahanannya adalah dengan menutupkan daunnya.

Dengan begitu tanaman putri malu akan terlihat kecil dan hanya terlihat duri-diri yang sangat tajam.

Itulah salah satu bentuk adaptasi tingkah laku pada tumbuhan putri malu yang ada di alam liar.

Adaptasi tingkah laku adalah cara penyesuaian diri dari makhluk hidup terhadap lingkungan yang ada disekitarnya tentunya dalam bentuk tingkah laku.

Seperti yang sudah kami paparkan di atas, adaptasi tingkah laku ini bisa dilakukan oleh hewan atau tumbuhan.

Dikarenakan kebiasaan dari hewan atau tumbuhan tersebut, maka bentuk adaptasi ini dapat dilihat secara langsung.

Pada adaptasi tingkah laku ini memiliki dua buah bentuk, yaitu bentuk tingkah laku social (untuk hewan yang hidup berkelompok) dan bentuk tingkah laku untuk perlindungan.

Di bawah ini beberapa contoh bentuk adaptasi tingkah laku pada hewan dan tumbuh-tumbuhan.

Adaptasi yang terjadi pada tumbuhan :

1.Tanaman jagung

Pada tanaman jagung bentuk adaptasinya biasanya akan dilakukan pada saat musim kemarau atau cuaca sedang panas.

Tanaman jagung akan melakukan adaptasi sengan cara menggulungkan daunnya, dengan maksud dan tujuan kemungkinan agar menghemat persediaan air di dalam tubuhnya.

Dan pastinya tanaman ini melakukan pergerakan seperti ini agar bisa mengurangi penguapan. Agar air bisa tersimpan aman di dalam tubuhnya.

2. Pohon jati.

Pada tanaman pohon jati adaptasi yang dilakukan adalah dengan cara mengurangi daunnya pada saat musim kamarau atau musim panas.

Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup
Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Dengan nama lain adalah “meranggas” mengurangi daun disini adalah dengan cara menggugurkan daunnya.

Seperti yang biasa kita lihat pada saat musim kemarau banyak pohon jati yang terlihat seperti mati.

Tetapi sebenarnya pohon jati ini tidak mati, karena yang terlihat hanya batang dan ranting saja.

Sementara tidak ada daun satupun, karena itu bentuk pertahanan diri dari lingkungan yang sedang mangalami kekeringan air.

Musim kemarau ditandai dengan tingkat penguapan air yang tinggi, sehingga dengan menjatuhkan daun – daunnya yang kering.

Maka daun layu tersebut akan menutupi tanah dan mengurangi penguapan air yang terjadi pada tanah.

3. Bunga Pukul empat

Karena namanya bunga pukul empat maka bisa kita tebak kalau bunga ini akan terlihat segar kalau sudah masuk pukul 16.00 sore.

Bentuk adaptasi bunga pukul empat ini adalah ketika matahari terbit atau tepatnya pada pagi hari.

Bunga pukul empat ini akan tampak atau terlihat layu dan akan Nampak segar dan mekar kembali tentunya di sore hari.

Ini disebabkan karena bunga pukul empat beradaptasi pada lingkungan sekitar karena intensitas suhu dan juga cayaha matahari pada saat itu.

4. Putri Malu

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas, bunga putri malu bentuk adaptasinya terbilang sangat unik.

Tanaman puteri malu ini ketika disentuh daunnya akan dengan spontan menutupkan daunnya dan disebut juga dengan seismonasti.

Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup
Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Kejadian ini sebagai bentuk pertahanan diri untuk mengelabui hewan agar tidak menjadi makanannya.

Karena tanaman putri malu dengan seismonasti ini akan tampak seperti ranting pohon, jadi tidak jadi dimakan.

Dan berikut ini adalah bentuk adaptasi tingkah laku pada hewan

1.Rayap

Pada hewan rayap yang baru menetas dari telurnya akan menjilati dibur induknya yang berguna untuk mendapatkan enzim flagellate.

Pada tingkah laku yang demikian ini memungkinkan flagellate dapat masuk ke dalam pencernaan rayap muda tersebut.

Flagellate ini diperlukan rayap karena dapat menyebabkan pencernaannya bisa mencerna kayu, karena flagellate mampu menghasilkan enzim selulase.

2.Bunglon

Pada hewan bunglon ini memiliki kemampuan beradaptasi dengan cara yang unik, seperti yang sudah kita ketahui.

Bunglon akan mengubah warna kulitnya sesuai dengan tempat yang sedang dilalui atau dihinggapinya.

Kemampuan bunglon mengubah warna kulit ini bisa disebut dengan mimikri, sebagai bentuk pertahanan diri.

Pertahanan diri dari predator yang tentunya akan memakannya, untuk itu binatang bunglon akan merubah warna kulitnya yang disebut juga dengan mimikri.

3.Kerbau

Kemampuan adaptasi pada hewan kerbau dilakukan pada saat cuaca panas, binatang kerbau akan mencari kubangan.

Kubangan atau tempat berair tentunya untuk berendam,perilaku ini dilakukan oleh kerbau dengan maksud dan tujuan untuk mengurangi pengaruh panas di dalam tubuhnya.

Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup
Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Pada binatang ini yaitu kerbau memiliki kulit diseluruh permukaan tubuhnya berwarna gelap.

Jadi permukaan kulit yang berwarna gelap ini cepat menyerap panas, salah satu mengurangi panas pada tubuhnya yaitu dengan cara berendam.

Berendam pada kubangan air atau lumpur yang ada disekitarnya, adaptasi ini bisa dilakukan oleh kerbau dalam waktu yang lama.

4. Cicak

Kita pasti pernah melihat kalau ada cicak yang sedang berantem atau sedang berkelahi apabila yang kelihatan kalah akan memutuskan ekornya.

Cicak yang memutuskan ekornya ini disebut juga dengan istilah autotomi, apakah itu autotomi ?

Autotomi ini adalah bentuk pertahanan cicak sebagai bentuk mengelabui hewan lain yang akan menyerangnya.

Dengan demikian perhatian dari predator yang akan menyerangnya tersebut teralihkan pada ekor cicak yang terlepas dari tubuhnya.

Ekor yang terlepas dari tubuhnya ini akan bergerak- gerak dengan kesana kemari, sehingga cicak dapat leluasa untuk kabur.

Setelah beberapa lama cicak yang ekornya terputus tadi akan tumbuh kembali, dan kejadian tersebut akan terus berulang dan tumbuh lagi.

5. Cumi – cumi

Pada binatang ini kemampuan adaptasinya adalah dengan cara menyemprotkan cairan hitam yang ada didalam tubuhnya.

Cairan hitam ini sering juga disebut dengan tinta, apabila tinta ini sudah disemprotkan maka cumi – cumi ini sedang dalam keadaan terancam.

Cumi-cumi menyemprotkan tinta untuk mengecoh musuhnya, sehingga musuh tidak dapat mengetahui keberadaannya.

Dikarenakan cairan tinta yang disemprotkan tersebut, dengan begitu lokasi dimana cumi- cumi menyemprotka tinta akan menjadi gelap gulita atau hitam pekat.

6. Burung

Bentuk adaptasi tingkah laku dari burung adalah dengan cara bermigrasi, bermigrasi adalah berpindahnya burung dari satu teempat ketempat yang lain.

Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup
Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Bisa karena faktor cuaca, bisa juga karena faktor makanan, maka dari itu burung dengan jumlah yang sangat banyak melakukan migrasi.

Kalau dilihat dari faktor cuaca burung bermigrasi karena daerah burung menetap sudah mengalami kekeringan atau cuaca mengalami panas yang ekstrim, bisa juga karena cuaca yang sangat dingin.

Jadi kelompok burung tersebut berpindah atau bermigrasi ketempat yang mengalami musim penghujan atau ketempat yang hangat.

Sedangkan kalau dilihat dari faktor makanan, burung bermigrasi karena ketersediaan pakan di daerah burung hidup sudah habis.

Baca juga :

Cara Mudah dan Gampang Budidaya Ikan Gurame

Cara Mudah dan Benar Budidaya Rumput Gajah

Cara Mudah Budidaya Ikan Arwana Super Red

Maka burung secara berkelompok bermigrasi atau berpindah ketempat yang masih ada stok makanan yang melimpah.

Sekali kelompok burung melakukan migrasi, burung dapat menempuh jarak hingga ratusan bahkan ribuan kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua bulan.

7. Kuda Nil

Jenis hewan ini dilihat dari bentuk hampir sama dengan kerbau, jadi perilakunya hamper sama juga dengan kerbau.

Kuda nil melakukan adaptasi dengan mencari sungai atau kubangan air tentunya untuk berendam dengan tujuan untuk mendinginkan badannya.

Kebiasaan kuda nil berendam ini bisa dilakukan dengan waktu yang cukup lama, bisa sampai setengah hari lamanya.

Kuda nil ini memiliki kulit yang tipis dan sensitif terhadap sengatan matahari, sehingga hewan ini akan berusaha melindungi tubuhnya.

Tentunya melindungi tubuhnya dari sengatan matahari dengan cara berendam di air dari mulai pagi hingga petang.

8. Lumba – lumba

Mamalia yang hidup di laut semisal lumba – lumba akan melakukan adaptasi dengan seringnya muncul ke permukaan air.

Kenapa mamalia yang satu ini sering muncul dipermukaan air? Karena mamalia ini tidak seperti ikan.

Yang mempunyai insang, kalau lumba-lumba sistem pernafasannya menggunakan paru-paru.

Jadi setiap saat harus muncul dipermukaan air, yang berguna untuk mengambil oksigen yang ada dipermukaan air.

9. Kaki seribu

Kaki seribu atau biasa kita menyeebut Luwing bentuk adaptasinya adalah dengan menggulungkan badannya sebagai perlindungan diri.

Apabila kaki seribu sudah melakukan gerakan seperti ini menandakan bahwa luwing atau kaki seribu ini sedang atau merasa terancam.

Punggung tubuh kaki seribu atau luwing yang keras akan menjadi perisai jika diserang oleh hewan yang lain atau predator.

Pengertian Adaptasi Prilaku Pada Makhluk Hidup

Demikian pengertian adaptasi tingkah laku pada makhluk hidup beserta dengan contohnya yang bisa kami sampaikan.

Semoga sedikit pengetahuan ini bisa merubah wawasan anda semua mengenai perilaku adaptasi hewan dan tumbuhan.

Jadi kedepannya kalau semisal ada pertanyaan mengenai adaptasi tingkah laku pada makhluk hidup bisa menjelaskan.

Semoga bermanfaat..

Diambil dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *